17 Feb 2013

Tips dan Trik Melamar Kerja

Keren nih Mas/Mbak yang mau melamar pekerjaan, artikel ini saya dapet dari kaskus, isinya sungguh luarrr biasaaa, saya gak akan pelit untuk ngasih tau tips dan trik ini, silakan dibaca ^_^

========================================================================

Umumnya memang tidak ada tips khusus untuk interview baik HRD ataupun user. Yang ane lakukan juga mirip2 dgn yg lainnya. Setiap mau interview, antara 1 perusahaan dengan perusahaan lainnya wajib melakukan persiapan yg berbeda. Gak asal dateng.. Ada hal khusus yg wajib ane lakukan sebelum, selama dan setelah interview:

(1) Kuasai CV agan
Bukan rahasia lagi, kalau freshgrads umumnya akan mendapati pertanyaan2 terkait isi CV/Resume. So, gak ada jalan lain, selain menguasai CV agan, dan siapkan jawaban kalau agan diminta menjelaskan lebih jauh info-info yang agan tulis di CV.

(2) Mempelajari profil perusahaan [wajib ni gann]
Mempelajari sejarah, produk & service, dan berita2 terbaru perusahaan. Dengan tahu hal2 tersebut kita akan kelitan "well prepared" dan kualitas jawab dan pertanyaan kita akan lebih terlihat excellent

(3) Pelajari Posisi dan Job Desk Posisi yg kita lamar

Dengan tahu job desk nya, maka jawaban2 kita bisa kita sesuaikan, dan kita bisa tahu relevansi job desk posisi yg kita incar dengan pengalaman kita dan skill kita..

(4) [Jika memungkinkan] pelajari calon interviewernya
Penting ni broo,,,ane pernah gagal di user gara2 nggak "klik" sama si user. Bodohnya ane waktu itu, ane gak pelajari dulu profil si user, padahal beberapa hari sebelumnya ane dkasih tahu si user adalah si XXX.. Seharusnya ane bisa cari profilnya di Facebook atau Linkedin. Dengan tahu profilnya, kita bakal tahu background dia.. Ini pentink lho gann !

(5) Buat daftar "tanya-jawab" interview sebelum hari H
Beberapa hari sebelum hari H, agan sebaiknya menyiapkan daftar pertanyaan2 yg mungkin akan ditanyakan pas interview, skalian agan kasih jawabannya. Selanjutnya agan pelajari daftar tanya-jawab tersebut, dan kalau perlu pelajari sampe agan bisa hafal dan fluent dalam menyampaikannya. Tujuannya jelas biar agan jauh lebih siap dan "more organized" dalam menjawab setiap pertanyaan dari HRD/user.

(6) Jangan lupa nyiapin 1 atau 2 pertanyaan [pertanyaan yg berkualitas tentunya].
Ane sarankan untuk menyiapkan 2 pertanyaan ini sebelum interview, dan pilih pertanyaan2 yg cerdas . Sebagai contoh:
When reading through current business articles, I was interested to learn that Exxon Mobil is proceeding with full development of Banyu Urip field in Cepu Block. Once the 3 years EPC contract is completed, the field is expected to produce oil with optimum production rate, 165,000 barrels per day. I have been curious, what is the most enjoyed about working in this area and challenge that mostly dealt with?

(7) Di akhir interview agan mengucapkan kata-kata penutup
Kata penutup bisa kayak gini "Saya ucapkan terimaksih lagi buat kesempatan yang sudah diberikan ke saya untuk bisa bertemu dengan Anda di interview ini. Saya yakin dengan kemampuan yang saya punya saya akan menjadi aset yang berharga di perusahaan Anda"... ni contoh simple nya gan, agan bisa modifikasi lahh...Indo ato inggris tergantung wawancaranya..

(8) Minta business card alias kartu nama gan
Selain keliatan professional, kita dinilai menghargai networking dan kenalan baru. Cek alamat emailnya..

(9). Trus jangan lupa nanti kirim "Thank You Letter" ke si user...
Banyak yang menyepelekan hal ini, padahal dengan mengirimkan surat terimakasih bisa jadi agan akan mendapatkan nilai tambah di mata HRD/user. Yang lebih penting agan akan lebih diingat sama mereka..

Okay gann...begitulahh tips ane Selamat Mencoba

Credit to: Sullivanovic Kaskus



Tentang jalan hidup


Jalan Hidup



Setiap orang tentunya memiliki jalan hidup masing-masing. Jalan hidup ini menentukan sebuah masa depan diri seseorang. Jalan hidup itu idealnya dibentuk ketika seseorang itu sudah dalam keadaan 'senang berpikir', 'senang berangan-angan'. Hal ini biasanya terbentuk ketika ia masih duduk di bangku sekolah. Hal itulah yang perlu dimiliki seseorang ketika pada saat ia mencari jati diri.

Banyak orang-orang baru menemukan jalan hidup malah setelah ia sudah dalam suatu proses tersebut. Hal inilah yang menyebabkan banyak orang mengeluh 'BOSAN JADI PEGAWAI, banyaknya PENGANGGURAN, PHK yang disebabkan kinerja kurang baik.

Mengapa bisa terjadi seperti itu?? Jawabannya adalah:


KELIRU DALAM MEMILIH JALAN HIDUP 
Ya, ini jawaban yang sangat tepat. kalau dimisalkan, Mungkinkah pernah denger Lionel Messi bosan menjadi pemain sepakbola? Pernahkan denger para pemain sepakbola bahkan di klub kecil yang 'menangnya dikit kalahnya banyak' bilang bosan jadi pemain sepakbola? Padahal dia adalah PEGAWAI, dia memiliki seorang bos. Mengapa dia sangat senang pada pekerjaanya itu, Iya itu adalah jalan hidup yang ia pilih pada saat beranjak remaja, bahkan ketika masih kecil. Pekerjaan seberat apapun, sepusing apapun, bahkan gaji kecil sekalipun, jika ia menyenangi hal tsb, dia tidak akan pernah membenci pekerjaan itu, apalagi bilang 'Ah gua bosan' Saya rasa gak ada . Justru hal itu berpengaruh kepada Meningkatnya karir yang ia geluti, USEFUL, tentunya Bermanfaat.

Tentukanlah Jalan Hidupmu sejak dini maka masa depanmu akan terasa menyenangkan dan bahagia
Dengan apa, yaitu:
 1. Tentukan apa keinginan kamu di masa depan, hal ini tentunya bagus dirancang ketika masih remaja, bisa pada saat sekolah SMP maupun SMA.
2. Pelajari dan cari tau terus apa yang bisa membantu keinginan kamu tersebut tercapai.
3. Pilih jurusan sekolah atau kuliah agan sesuai dengan apa keinginan kamu tersebut. Jangan bingung, hindari doktrin teman/saudara, ikut teman/saudara, bahkan suruhan orang tua kamu. Yang bercita-cita kan kamu, bukan mereka

Jika ketiga hal itu berjalan dengan baik, otomatis bisa membantu mengangkat status NEGARA KITA TERCINTA INI. Negara ini akan tetap menyandang status BERKEMBANG, jika dalam memilih jalan hidup saja PLIN-PLAN. Faktanya, Negara Indonesia penuh dengan sumber daya mineral yang melimpah tapi apakah Indonesia negara maju? Siapa yang memegang kendali atas semua tersebut? Jawab aja sendiri ^_^
Apa alasan utama nya? SDM yang kurang? Tepat sekali.

Jika jalan kamu ingin jadi wirausahawan, jadilah wirausahawan yang baik. Jika jalan kamu ingin jadi seorang pegawai instansi pemerintah atau swasta, jadilah pegawai yang baik. Jika jalan kamu ingin jadi atlet, jadilah atlet yang baik. Jika jalan kamu ingin jadi seniman, jadilah seniman yang baik. Jika kamu ingin jadi politikus, jadilah politikus yang baik. Apapun yang kamu pilih jadikan lah itu  terbaik buat diri agan sendiri, terlebih buat negara kita ini.

by: Bayu Juliana

Sekedar bekerja atau meniti karir?

Perjalanan karir diibaratkan sebagai upaya menabung dalam menanti buah kesabaran akan sebuah masa depan yang diinginkan. Karena menabung dalam berkarir merupakan segi awal meraih cita-cita. Background pendidikan di tahun sekarang ini menjadi bahan perbincangan para perusahaan saat memilih kandidat baru yang capable. Faktor pendidikan dengan lulusan ternama menjadi poin plus.

Dengan memiliki ijazah sarjana merupakan momentum awal dalam meniti karir. Gambaran ini menjadi tolak ukur awal yang dapat diartikan sebagai perencanaan karir di awali denganfaktor pendidikan. Perencanaan meniti karir dimulai sejak awal dalam memandang sejauh mana kita merencanakan.
Visi, Misi, dan Tujuan; Dalam kehidupan Anda harus memiliki target akan pencapain yang mencakup 3 prinsip yaitu visi, misi dan tujuan. Bagaimana Anda melihat diri Anda, diri Anda sendiri dalam melihat sisi kehidupan, profesi, serta hubungan Anda 5 tahun yang akan datang?
Value Kepribadian; Pencapaian sebuah kesuksesan didukung dengan motivasi pada diri sendiri. Sebagai contoh, dalam lingkungan sosial apakah Anda rela mementingkan kepentingan orang lain dari pada kepentingan Anda pribadi, dalam hal membantu masyarakat dan orang-orang di sekitar Anda.
Kemampuan Bakat dan Keahlian; Setiap Individu memiliki kemampuan dan keahlian yang berbeda-beda, kenali kepribadian seperti apa yang Anda miliki? Sebagai contoh, apakah Anda adalah seorang yang sering berkata jujur, terbuka dan antusias. Asah keahlian yang Anda miliki saat ini, karena hal ini menjadi sangat berguna dalam aktifitas Anda sehari–hari.
 
Rata-rata setiap fresh graduate yang baru saja lulus pasti hanya memikirkan satu hal: kapan keterima kerja. Mendapatkan pekerjaan memang sudah menjadi tujuan pasti bagi para fresh graduate selanjutnya. Namun banyak dari fresh graduate yang belum menyadari apa yang seharusnya mereka cari.
Ya, banyak dari fresh graduate lebih memilih untuk sekedar mendapatkan pekerjaan dengan instant. Alhasil, banyak dari mereka yang bekerja di luar bidang studi yang mereka pelajari di bangku kuliah. Tidak ada salahnya, tapi apa yang terjadi kemudian? Mereka kemudian serasa seperti membuang waktu percuma, mempelajari bidang baru mulai dari nol lagi dan tak jarang dari mereka menghadapi rasa bosan sebagai musuh utama. Mungkin tidak semua bidang pekerjaan yang melenceng terasa membosankan.
Sebut saja mereka yang menjadikan hobi sebagai profesi. Misalnya seorang lulusan akuntansi yang gemar fotografi dan kemudian menjadi fotographer, siapa yang berani bertaruh bahwa dia akan bosan menjadi fotographer dalam waktu dekat?
 
Prospek Karir? Ada orang bijak berkata, yang membedakan calon buruh dan calon direktur adalah bagaimana pola pikir mereka dalam menghadapi hidup. Calon buruh berpikir “yang penting hari ini saya bisa hidup”, sedangkan calon direktur berpikir “bagaimana hidup saya
nanti?”. Dari sini bisa kita pelajari bahwa berpikir jauh ke depan lebih baik dibandingkan sekedar mencari kepuasaan sesaat. Sama halnya seperti menentukan karir. Sebagai fresh graduate, tanyakan lagi ke dalam diri Anda, apa sebenarnya yang Anda cari? Jangan hanya karena segilintir rupiah saja lalu mengorbankan karir dan masa depan Anda. Jangan sampai Anda salah mengambil keputusan yang membuat karir Anda stuck dan tidak ada kemajuan.
Sebaiknya Anda berpikiran matang-matang sebelum mencari kerja, pilihlah jenis pekerjaan
yang Anda sukai dan bersabarlah sedikit. (*)

Sumber:

13 Sep 2012

Dibalik dosen pembimbing yang kejam


DIBALIK DOSEN PEMBIMBING YANG KEJAM

Oleh:
Bayu  

Bagi yang gak tau apa itu arti dari dosen pembimbing, coba tanya ibumu atau bapakmu, jika belum tau juga coba kamu tanya teman-teman mu, atau sekalian tanya langsung kepada dosennya, jika belum tau juga, coba tanya diri sendiri. Sudah dapat? ya itu adalah jawabannya. Jawabannya ada pada diri kamu sendiri. Masing-masing dari kalian bisa menyimpulkan apa arti dosen pembimbing. Dalam tulisan ini, saya mencoba untuk menyimpulkan apa arti dari dosen pembimbing. Banyak kesimpulan yang selama ini para Tingkat Akhir-Ers yang menyatakan bahwa, dosen pembimbingku sangat baik; dosen pembimbingku sangat sibuk; dosen pembimbingku sangat kejam; tulisanku dicoret habis-habisan sama dosen pembimbingku, gak punya hati; dan masih banyak lagi. Saya akan mencoba menyimpulkan dari segi bahasa saya, segi penglihatan, segi perasaan, segi emosional, segi kepuasan.

PENDAHULUAN
         
          Keluhan selama ini bagi para Tingkat Akhir-Ers bisa saja meracuni para calon Tingkat Akhir-Ers yang ingin mencoba menyelesaikan studinya. Apa yang diceritakan baik lewat kumpul kebo, ketika sedang hangout, ketika sedang curhat, status Facebook, postingan Twitter, postingan blog, dan lain sebagainya, akan menjadi momok tersendiri bagi mereka. Mungkin maksud para Tingkat Akhir-Ers itu adalah untuk mencoba meringankan beban nya, menceritakan keluh kesah nya, ya saya sangat tahu hal ini karena saya pun merasakan.
            Semestinya, cukuplah keluh kesah itu tidak untuk diceritakan kepada banyak khalayak, bahkan sebenarnya keluh kesah itu tidak perlu terjadi. Sangat wajar ketika kita dihadapkan pada dosen pembimbing yang awalnya berharap sangat bisa membantu malah membuat kita terganggu dengan perasaan keluh kesah, sangat wajar. Belum terganggu dengan perasaan galau yang lainnya, sudah bisa dipastikan, ya pastikan aja sendiri. Dalam hidup ini ada dua sisi yaitu, sisi positif dan sisi negatif. Dalam tulisan ini akan dikupas secara tuntas melihat sosok dosen pembimbing dari sisi positif dan negatif.

SOSOK DOSEN PEMBIMBING
         
             Manusia diciptakan dengan berbagai perbedaan baik itu dari wajah, postur tubuh, warna kulit, sifat, karakter, dan lain sebagainya. Mencoba mengambil teori tersebut, perlunya kita untuk mempelajari perbedaan tersebut, karena kita dilahirkan untuk dapat menerima perbedaan tersebut. Bayangkan jika kita tidak dapat menerima perbedaan, bayangkan sendiri. Mungkin kita tidak sadar bahwa dalam kehidupan ini adalah sepenuhnya mempelajari, kita tidak banyak sadar kalau kita selalu mempelajari, apapun itu. Menurut [Bayu, 2012] hal yang dipelajari akan cepat meresap ke dalam memori kita dan tidak mudah lupa justru ketika kita tidak menyadari bahwa sedang mempelajari hal tersebut, coba saja sendiri. Bahkan kita malah enggan atau malas untuk mempelajari sesuatu ketika kita sadar bahwa harus mempelajari hal itu. Itulah mengapa kita bisa hidup dalam dunia yang terang benderang, terimakasih Mr. Thomas Alva Edison. Apakah Mr. Thomas punya referensi sebelumnya untuk mempelajari pembuatan lampu? menurut saya dia mempelajari dengan insting nya dan dia tidak sadar hal itu, yang dia sadari hanya "Saya butuh waktu lagi untuk membuatnya sempurna". Lalu apa hubungannya dengan sosok dosen pembimbing? ya saya janji tidak akan ngalor ngidul lagi.
                 Apakah kita perlu mempelajari sosok manusia? Ya perlu, namun sebenarnya kita semua tidak sadar bahwa sedang mempelajari itu. Ya, kita sedang mempelajari. Apakah dalam benak kita menyebutkan, "Wah, saya harus pelajari sifat dia", Saya rasa tidak. Apakah dalam pdkt kamu terhadap lawan jenis mempelajari sifat nya? Saya rasa iya, tapi kamu terhanyut dalam hari-hari menyenangkan bersamanya, sampai-sampai tidak sadar bahwa kamu sedang mempelajari sifatnya. Begitu pula dengan dosen pembimbing, Saya rasa jika kamu jarang atau sering bertatap wajah, sering menerima ilmu dari nya, kamu sudah tahu apa watak dari dosen pembimbing tersebut. Menurut [Bayu, 2012] sifat dosen terbagi menjadi beberapa sifat, yaitu: Baik, perhatian, galak (killer), kharismatik, humoris, tegas, cerewet, perfeksionis, skeptis. Dari itu semua yang saya takutkan adalah dosen skeptis. Namun, dengan sifat itu mereka berharap bisa membagikan ilmunya kepada mahasiswa mereka walau mungkin sebagian mahasiswa tidak suka dengan itu. Percayalah, mereka ingin membagikan ilmunya kepada kamu dengan cara bermacam-macam yang tadi dijelaskan. Mungkin kamu dan teman-teman kamu memiliki cara yang berbeda dalam menendang bola ke gawang? ada yang melakukan ancang-ancang terlebih dahulu, ada yang mengangkang, ada yang berdiri sambil melototin kiper, ya banyak cara, tujuannya hanya satu, GOAL, kira-kira analogi nya seperti itu.

HARUS GIMANA?

         Apapun sifat dari semua dosen tersebut tujuannya sama. Jika kamu memilih salah satu dari sifat tersebut, hadapilah, jangan mengeluh, siapa yang disalahkan dalam hal ini, Kamu. Jika kamu sudah tahu kamu akan mengeluh setelahnya, mengapa memilih itu. Atau mungkin kamu sudah tahu hal itu namun kesiapan kamu berkata lain, john. Jika kamu sudah tau sifat nya, kamu tahu bagaimana cara untuk menghadapinya. Jika kamu belum tahu, mungkin kamu bisa tanya-jawab kepada teman yang pernah bersamanya. Kamu mungkin akan dapat kejutan, saya contohkan disini jika kamu memilih dosen yang killer. Kejutan apa yang akan kamu jumpai, yaitu: kamu telat sedikit tidak boleh konsultasi, jika kamu tidak menyelesaikan suatu tulisan sampai batas waktu yang dia tentukan kata-kata pedas akan menghampiri kamu, jika kamu menulis sesuatu yang dimatanya dia tidak benar maka tulisan kamu akan penuh coretan indah. Apa yang terjadi setelah itu, kamu terdiam, melamun, curhat kepada teman, ngoceh di facebook, twitter, dan lain-lain. Iya itu akan terjadi jika dilihat dari sisi negatif, sisi positif selalu berkata lain. Jika kamu melihat dari sisi positif, bacalah kembali Bab II kamu akan mengetahui apa sisi positifnya. Jika kamu netral, tidak melihat dari sisi negatif dan positif? Ya itu berarti kamu orang yang woles yang tidak peduli apapun yang terjadi, tapi kamu tidak melihat sisi positif nya. Tapi sayangnya jarang saya menemukan orang yang seperti itu, hehehe.

KESIMPULAN DAN SARAN
             
                    Apa saja yang bisa disimpulkan dari beberapa cerita diatas, yaitu:
  1. Ternyata dalam diri dosen yang galak terdapat tujuan yang baik
  2. Ternyata sisi positif akan lebih membawa kepada hal yang lebih baik
  3. Ternyata sisi negatif pun seperti no. 2, namun galau dulu, ketika baru menyadari kalau itu menyiksa maka akan mulai melihat sisi positif
  4. Beberapa kejutan akan menghampiri, dari semua sifat-sifat dosen yang disebutkan. Terserah kamu mau melihat sisi negatif atau positif.
                   Apa saja yang bisa saya sarankan, baca saja saran berikut ini:
  1. Pilih dengan bijak dosen pembimbing kamu, jangan asal pilih. Kalaupun dijodohkan dengan dosen killer, intinya bersiaplah dan hadapi.
  2. Bawalah bingkisan makanan seperti martabak, bolu kukus, ataupun itu. Mungkin hal itu bisa menyenangkan dia dan berlaku menyenangkan ke tulisan kamu, hehehe.
  3. Jangan nge-drop, jangan, gak enak banget bro, sumpah. Boleh tapi sebentar aja, jangan lama-lama nanti susah move-on, hehehe.

12 Sep 2012

Ilmu baru yang didapat dari Mr. Adam P3GL

Pada hari itu, saya pergi maen ke P3GL (Puslitbang Geologi Kelautan) untuk menemui dan silaturahmi sama si Mr. Adam dan Mr. Adi. Pertama dateng sih saya harus muter-muter kantor ternyata ruangan si Mr. Adam itu pindah -_- (gak bilang2) alhasil ketemu juga ruangannya. Saya ketok pintunya, assalamualaikum pak Adam apa kabar *salaman ala anak gaul*. Saya disuruh duduk, ngobrol ngalor ngidul dia tiba2 ambil beberapa lembar kertas. "Bay, ini ilmu yang mungkin bisa kamu pake seumur hidup, ilmu ini harus bener2 dipegang, karena sebagian orang selalu mengabaikan ilmu ini" dalam hati, wah ilmu apaan nih, oke boleh deh..

Dalam kertas itu ditulis gini:
yang pertama:
Bay, pengukuran barcheck itu diukur 1/3 dari kedalaman laut yang disurvei.. tapi ingat, kedalaman lebih dari 100 meter, tidak usah dilakukan barcheck. harus dilakukan sebelum dan setelah survei.
yang kedua:
bay, penggunaan pasang surut nih,
Pelabuhan: kamu harus pake pasang tertinggi (HWL)
Morfologi: kamu harus pake rata-rata (MSL)
Keselamatan pelayaran: kamu harus pake surut terendah (LWL).
yang ketiga:
penempatan stasiun pasut jangan ditempat yang aliran ke laut nya kecil, kalau susah cari stasiun di sekitar laut, lebih baik kamu cari tempat dimana sifat air nya tetep ngikutin sifat air di laut, yang penting JANGAN di tempat yang aliran air nya kecil.
kalau di danau, pakai elevasi dari permukaan air saat itu.
yang ke-empat:
batuan yang sama membentuk morfologi yang sama, sebaliknya, batuan yang beda membentuk morfologi yang beda, kamu bisa ambil kesimpulan dari kegiatan konturing pake teori ini.
yang kelima:
hubungan survei batimetri dan survei topografi:
kamu bisa ukur dari bati ke topo, atau sebaliknya. yang penting kamu tetap punya acuan ketinggian NOL.

simpel kan, keliatannya sederhana, tapi banyak orang melupakan ini. semoga bermanfaat.