Soal salary, cukup menggiurkan, apalagi kalau kerja nya di perusahaan asing, dibayar pake dollar. Salary per day di offshore untuk junior (fresh graduate) bisa mencapai Rp. 250.000 - 500.000, tergantung perusahaan masing-masing. Untuk senior (experience) bisa mencapai Rp. 1.000.000/day. Kalau perusahaan asing bisa mencapai $600 USD/day. Berminat? Jangan seneng dulu, persiapkan mental yg baik, fisik yg baik, dan tentu saja kemampuan bertahan di air dengan baik. Oke hadiah bagi yang mau kerja di offshore. Selamat berjuang kawan.
18 Feb 2014
Ayo, kita berkarir di Offshore!
Apa itu pekerjaan offshore? Kalau dari arti kata nya, off berarti lepas dan shore berarti pantai. Yap, lepas pantai, yang berarti pengertian dari pekerjaan offshore itu adalah pekerjaan yang dikerjakan di lepas pantai. Pekerjaannya bermacam-macam, ada kontruksi lepas pantai, survei lepas pantai, dan pengeboran minyak lepas pantai. Ayo mau pilih yang mana?
13 Feb 2014
Indonesia, Bagian dalam 'The Pacific Ring of Fire'
Ring of Fire
(sumber gambar: USGS)
Ring of Fire adalah serangkaian gunung berapi dan situs kegiatan seismik, atau gempa bumi, di sekitar tepi Samudra Pasifik. Ring of Fire tidak seperti cincin melingkar tetapi berbentuk lebih seperti tapal kuda sepanjang 40.000 kilometer (25.000 mil). Sebuah string dari 452 gunung berapi membentang dari ujung selatan Amerika Selatan, di sepanjang pantai Amerika Utara, melintasi Selat Bering, turun melalui Jepang, dan Selandia Baru. Berikut adalah beberapa daratan dan lautan yang membentuk Lingkaran Api Pasifik (dari arah barat daya, berlawanan arah jarum jam):
- Selandia Baru
- Palung Kermadec
- Palung Tonga
- Palung Bougainville
- Indonesia
- Gunung Merapi
- Filipina
- Palung Filipina
- Palung Yap
- Palung Mariana
- Palung Izu Bonin
- Palung Ryukyu
- Jepang
- Gunung Fuji
- Palung Jepang
- Palung Kurile
- Kamchatka
- Kepulauan Aleutia
- Palung Aleutia
- American cordillera
- Alaska
- Pacific Coast Range
- British Columbia
- Barisan Pegunungan Cascade
- Gunung St. Helens
- California
- Meksiko
- Palung Amerika Tengah
- Guatemala
- Nikaragua
Berikut adalah peta lempeng tektonik di wilayah Ring of Fire:
Kita lihat contoh pada kejadian bencana alam tsunami 2004 di Aceh. Gempa bumi besar dan tsunami pada bulan Desember 2004 tersebut berasal dari ujung utara-barat Pulau Sumatera (Palung Jawa-sunda) sebagai hasil dari campuran subduksi & tabrakan antara lempeng India-Australia, lempeng Pasifik, dan lempeng Eurasia.
Karena situasi seperti itu, sebagian besar Indonesia cukup berrisiko terkena gempa bumi besar. Misalnya pada periode Maret s/d April 2005 saja, Indonesia mengalami total 1061 gempa bumi, yang 40% di antaranya memiliki skala yang signifikan (> 6 Skala Richter), tingkat skala yang bisa membuat kerusakan dalam konstruksi.
Gunung berapi aktif
Karena situasi seperti itu, sebagian besar Indonesia cukup berrisiko terkena gempa bumi besar. Misalnya pada periode Maret s/d April 2005 saja, Indonesia mengalami total 1061 gempa bumi, yang 40% di antaranya memiliki skala yang signifikan (> 6 Skala Richter), tingkat skala yang bisa membuat kerusakan dalam konstruksi.
Gunung berapi aktif
Ring of Fire adalah rumah dari sebagian besar gunung berapi aktif di Bumi, sebagian besar dari mereka terletak di cincin tepi timur. Gunung Ruapehu di Selandia Baru merupakan salah satu gunung berapi yang paling aktif dalam Ring of Fire, dengan letusan kecil tahunan dan letusan besar terjadi sekitar setiap 50 tahun sekali. Gunung tersebut memiliki ketinggian 2.797 meter (9.177 kaki).
Krakatau, sebuah Gunung berapi aktif di Indonesia, meletus lebih sering daripada Gunung Ruapehu, tapi jauh lebih spektakuler. Di bawah Krakatau, Lempeng Australia sedang subduksi di bawah Lempeng Eurasia. Letusan pada tahun 1883 menghancurkan seluruh pulau, pengiriman gas vulkanik, abu, dan batu setinggi 80 kilometer (50 mil) di udara. Letusan gunung berapi tersebut membentuk gunung aktif baru, yaitu Anak Krakatau, yang terbentuk dengan letusan kecil sejak itu.
Krakatau, sebuah Gunung berapi aktif di Indonesia, meletus lebih sering daripada Gunung Ruapehu, tapi jauh lebih spektakuler. Di bawah Krakatau, Lempeng Australia sedang subduksi di bawah Lempeng Eurasia. Letusan pada tahun 1883 menghancurkan seluruh pulau, pengiriman gas vulkanik, abu, dan batu setinggi 80 kilometer (50 mil) di udara. Letusan gunung berapi tersebut membentuk gunung aktif baru, yaitu Anak Krakatau, yang terbentuk dengan letusan kecil sejak itu.
22 Jan 2014
Logical Fallacy
Logical Fallacy adalah kesesatan atau kekeliruan berlogika. Lebih sederhana lagi, logical fallacy adalah sebuah pendapat yang tujuan akhirnya
adalah misleading point yang membuat para pihak yang sedang berpendapat
jadi hilang arah dan fokus, tentang apa yang dibicarakan.
Kekeliruan dari praduga gagal untuk membuktikan kesimpulan dengan asumsi bukti dalam kesimpulan. Kekeliruan inferensi yang lemah gagal untuk membuktikan kesimpulan karena tidak cukup bukti. Gagal untuk membuktikan kesimpulan karena bukti yang tidak relevan, seperti emosi. Kesalahan-kesalahan dari ambiguitas gagal untuk membuktikan kesimpulan karena ketidakjelasan dalam kata-kata, frase, atau tata bahasa. Beberapa kesalahan-kesalahan yang dilakukan secara sengaja (untuk memanipulasi atau membujuk dengan penipuan), yang lain tidak sengaja karena kecerobohan atau ketidaktahuan.
Ada banyak jenis-jenis kesalahan pada logical fallacy, seperti yang akan dibahas dibawah ini:
1. Post Hoc Ergo Propter Hoc
Post hoc ergo propter hoc adalah frase bahasa Latin yang berarti: “setelah ini, karena itu penyebabnya adalah ini.” Jelas nama yang diberikan untuk kekeliruan ini pada waktu bahasa Latin terkenal di antara para detektif kekeliruan logika. Nama itu terus bertahan, dan karena itu kami tidak berkeinginan merubahnya.
Post hoc ergo propter hoc adalah menyimpulkan bahwa karena A terjadi sebelum B, maka A pastilah penyebab B.
Contohnya adalah:
Ayah: “Nak, menurutku gitar listrik itu membawa pengaruh buruk untukmu.”
Anak: “Uh… mengapa begitu bung.. eehh salah.. maksud ku ayah!”
Ayah: “Sejak kau membelinya, kau membiarkan rambutmu panjang dan berjalan-jalan membungkuk di rumah dengan tangan di dalam saku. Kami juga memperhatikan bahwa kau berbicara dengan cara yang tidak hormat kepada ibumu dan aku, dan jarang sekali bekerja di rumah.”
Sang ayah sedang melakukan kekeliruan post hoc ergo propter hoc. Dia menyimpulkan bahwa karena gitar listrik dibeli sebelum perilaku anaknya berubah maka gitar listrik itulah penyebab anaknya berubah. Memang ada kemungkinan bahwa gitar listrik itu penyebab perilaku buruk si anak. Tetapi ada juga kemungkinan bahwa secara umum moralitas anaknya sudah menurun sebelum membeli gitar dan hal itu yang mendorong anaknya membeli gitar listrik, membiarkan rambut panjang, suka berjalan sambil membungkuk dan tangan dalam saku, kurang hormat orang tua, dan malas. Mungkin anaknya bergaul dengan anak-anak lain yang tidak beres.
Kadang-kadang Post hoc ergo propter hoc benar – apa yang terjadi sebelumnya adalah penyebab. Kalau sebuah telur pecah di lantai, maka masuk akal untuk berpikir bahwa apa yang terjadi sebelumnya adalah penyebab pecahnya telur yaitu – anda menjatuhkan telur ke lantai. Namun demikian hanya dengan mengetahui bahwa A terjadi sebelum B bukan alasan yang cukup untuk menyimpulkan bahwa A adalah penyebab B. Kita perlu tau lebih banyak daripada itu.
2. Slippery Slope
Dalam logika dan pemikiran kritis, Slippery Slope adalah perangkat logis, tetapi biasanya dikenal dengan sebuah bentuk keliru di mana seseorang menyatakan bahwa beberapa peristiwa pasti harus mengikuti dari yang lain tanpa argumen rasional atau mekanisme yang jelas bagi keniscayaan acara tersebut. Argumen Slippery Slope menyatakan bahwa langkah pertama yang relatif kecil menyebabkan rantai peristiwa terkait berpuncak pada beberapa efek yang signifikan, seperti sebuah benda yang diberikan dorongan kecil di tepi lereng yang menurun. Kekuatan argumen seperti itu tergantung pada surat perintah, yaitu apakah atau tidak seseorang dapat menunjukkan proses yang mengarah ke efek yang signifikan. Rasa yang menyesatkan dari "Slippery Slope" sering digunakan secara sinonim dengan kontinum kesalahan, dalam hal ini mengabaikan kemungkinan jalan tengah dan mengasumsikan transisi diskrit dari kategori A untuk kategori B. penggunaan modern menghindari kesalahan dengan mengakui kemungkinan jalan tengah ini .
Slippery slope disebut juga Camel’s Nose, mengacu pada peribahasa, jika Anda membiarkan seekor unta mendongakkan hidungnya ke dalam tenda, unta-unta lain akan segera melakukan hal yang sama. Pemakai slippery slope memang bermaksud membenarkan diri dan meminta orang lain membenarkan tindakannya.
Contohnya:
Bush pernah mengemukakan slippery slope ketika berbicara tentang betapa berbahayanya Saddam. ”Saat ini, ancaman terbesar dalam perang melawan teror. bahaya mematikan bagi Amerika dan dunia. Adalah rezim-rezim penjahat yang mencari dan memiliki senjata nuklir, kimiawi, dan biologis. Rezim-rezim ini dapat menggunakan senjata itu untuk pemerasan, teror, dan pembunuhan massal. Mereka dapat juga memberikan atau menjual senjata itu ke sekutu teroris mereka, yang dapat menggunakan tanpa basa-basi,” kata Bush. Diharapkan orang setuju bahwa Saddam harus dienyahkan. Berarti invasi ke Irak suatu yang dapat dibenarkan.
3. Red Herring
Red Herring terjadi saat ada hal yang tidak relevan yang diangkat ke dalam sebuah argumen. Orang mungkin berpikir dan ingin kita berpikir bahwa hal yang diangkat itu membuktikan dia benar, padahal sebenarnya tidak.
Hal ini mungkin pernah terjadi dengan kita semua: kita berbicara dengan seseorang tentang sesuatu yang kita tidak setuju dan setelah beberapa saat kita menyadari bahwa kita tidak lagi berdiskusi tentang hal itu. Hal ini diakibatkan karena di sepanjang argumen, seseorang melakukan red herring dan sejak itu pun kita telah membahas tentang red herring.
Contoh:
Jenny : “Saya pikir anak laki-laki harus selalu membuka pintu bagi anak perempuan.”
Bert : “Kenapa?”
Jenny : “Karena hal itu sopan.“
Bert : “Mengapa itu merupakan sesuatu yang sopan?“
Jenny : “Karena itu sangat membantu bagi anak perempuan.“
Bert : “Tetapi bukankah juga sangat membantu bagi anak laki-laki kalau anak perempuan yang membuka pintu bagi anak laki-laki? Mengapa bukan anak perempuan yang membuka pintu bagi anak laki-laki?“
Jenny : “Karena itu tidak benar. Sore ini ketika kita keluar dari toko bahan makanan, tanganku penuh dengan banyak barang dan aku harus meletakkan barang-barang tersebut baru membuka pintu hanya karena kamu terlalu kasar dan tidak mau membantuku.“
Bert : “Aku tidak bisa membantumu karena aku masih berada di tempat parkir menunggu di mobil.“
Jenny : “Sekarang terbukti khan? Kamu tidak perhatian sama sekali kalau-kalau aku butuh bantuan ketika keluar dari toko. Aku pikir itu tidak sopan.“
Bert : “Aku tidak tau kalau kamu mau membeli begitu banyak bahan makanan, kalau tidak aku pasti membuka pintu untukmu.“
Jenny : “Seharusnya kamu berpikir tentang itu.“
Apakah anda perhatikan bahwa Bert dan Jenny tidak lagi berargumen tentang apakah anak laki-laki harus membuka pintu untuk anak perempuan? Sekarang mereka berargumen tentang apakah Bert seharusnya membuka pintu untuk Jenny sore tadi. Hal ini terjadi karena Jenny mengangkat red herring ke dalam argumen dan Bert tidak sadar akan hal itu. Seharusnya Bert berkata:
Bert : “Mungkin memang aku harus membuka pintu untukmu hari ini, tapi bagaimana itu membuktikan bahwa anak laki-laki harus membuka pintu bagi anak perempuan?“
Untuk menjawab pertanyaan itu si Jenny dapat saya mengatakan:
Jenny : “Karena anak perempuan memiliki tangan yang lebih kecil dibanding anak laki-laki sehingga sulit untuk memutar tombol pintu.“
Wapaupun ada argumen lain yang lebih baik dari pada itu, setidaknya jawaban itu menjawab pertanyaan yang diajukan.
4. Argumentum ad Hominem
Argumentum ad Hominem adalah bentuk argumen yang tidak ditujukan untuk menangkal argumen yang disampaikan oleh orang lain tetapi justru menuju pada pribadi si pemberi argumen itu sendiri. Argumen itu akan menjadi sesat-pikir ketika ia ditujukan menyerang pribadi lawan demi merusak argumen lawan. Kalimat populernya adalah: shoot the messenger, not the message. Ada banyak bentuk ad hominem, namun yang paling umum dan dijadikan contoh di sini adalah ad hominem cercaan. Ad hominem termasuk dalah satu sesat-pikir yang paling sering dijumpai dalam debat dan diskusi politik, yang biasanya akan membawa topik ke dalam debat kusir yang tak ada ujung pangkal.
Catatan Tambahan: Ad hominem tidak sama dengan penghinaan, celaan, atau cercaan. Sejatinya, ad hominem ada dalam premis dan pengambilan kesimpulan berupa logika yang langsung mengarahkan argumennya pada seseorang dibalik suatu argumen. Dan tendensinya bisa saja bukan merupakan penghinaan, namun hanya mengkaitkan dua hal yang tidak berhubungan sama sekali. Sederhananya, bisa dikatakan ad hominem jika itu berupa premis dan kesimpulan, untuk menjatuhkan argumen lawan.
Contoh:
Kepada anggota dewan yang terhormat, harus saya ingatkan bahwa ketika Bung anggota Fraksi Merdeka yang menanyai saya ini memegang jabatan, tingkat pengangguran berlipat ganda, inflasi terus-menerus melonjak, dan harga sembako naik drastis. Dan Bung ini masih berani menanyai saya tentang masa depan proyek sekolah gratis ini. (cara yang berbelit-belit untuk mengatakan “no comment”, namun juga sekaligus menyerang lawan)
4. Affirming the Consequent
Affirming the consequent bisa dianalogikan seperti dibawah ini:
Jika P maka Q.
Q.
Oleh karena itu, P.
Contohnya:
Jika Bill Gates memiliki Fort Knox, maka ia kaya.
Bill Gates kaya.
Oleh karena itu, ia memiliki Fort Knox.
Contoh tersebut merupakan logika yang salah, padahal memiliki Fort Knox bukanlah satu-satunya cara untuk menjadi kaya. Banyak sejumlah cara lain ada untuk menjadi kaya.
5. Denying the Antecedent
Contohnya adalah:
Jika hujan, maka rumput basah.
Hal ini tidak hujan.
Oleh karena itu, rumput tidak basah.
Contoh tersebut merupakan logika yang salah, apakah rumput basah hanya karena hujan saja? banyak faktor yang dapat menyebabkan rumput basah, seperti contohnya dikencingin anak kecil, ada yang menyiram rumput tersebut dan masih banyak faktor yang lainnya.
5. Straw Man Fallacy
Straw Man yaitu argumen yang membuat sebuah skenario yang dengan suatu imej yang menyesatkan, kemudian menyerangnya. Untuk membuat ‘manusia jerami’ (straw man) adalah dengan membuat ilusi telah menyangkal suatu proposisi dengan mensubstitusinya dengan sesuatu yang mirip namun dangkal dan mudah diserang, tanpa pernah benar-benar menyangkal argumen lawan yang sebenarnya. Seperti namanya, manusia jerami adalah sasaran yang empuk dan mudah untuk diserang. Menyerang manusia jerami yang diciptakan dari manipulasi argumen lawan akan membuat argumen diri sendiri terlihat kuat dan bagus. Pada umumnya, selain terdapat dalam kampanye, manusia jerami ini akan dikeluarkan setelah lawan selesai bicara mengenai perkara yang dibahas.
Skemanya adalah sebagai berikut:
Seseorang memiliki posisi X.
Orang B menyajikan posisi Y (yang merupakan versi menyimpang dari X).
Posisi serangan Orang B Y.
Oleh karena X adalah palsu / tidak benar / cacat.
Ini semacam "penalaran" adalah keliru karena menyerang versi menyimpang dari posisi hanya tidak merupakan serangan terhadap posisi itu sendiri. Satu mungkin juga berharap serangan terhadap sebuah gambar yang buruk dari seseorang untuk menyakiti orang tersebut.
Argumen pria jerami sering muncul dalam debat publik seperti (hipotetis) debat larangan:
A: Kita harus meliberalisasi hukum pada bir.
B: Tidak, setiap masyarakat dengan akses tak terbatas ke minuman keras kehilangan etos kerja dan pergi hanya untuk kepuasan segera.
Orang B telah dibesar-besarkan ini untuk posisi sulit untuk mempertahankan, yaitu, "akses tidak terbatas terhadap minuman keras". Ini adalah kesalahan logis karena si A tidak pernah membuat klaim itu.
A: Hari-hari yang cerah itu baik.
B: Jika semua hari-hari cerah, kita tidak akan pernah memiliki hujan, dan tanpa hujan, kami akan memiliki kelaparan dan kematian.
Dalam hal ini, B palsu frame A klaim menyiratkan bahwa A percaya hanya hari-hari cerah yang baik, dan B berpendapat terhadap pernyataan itu. A benar-benar menegaskan bahwa hari-hari cerah yang baik dan, pada kenyataannya, mengatakan apa-apa tentang hari hujan.
Masih banyak lagi contoh dari logical fallacy, namun jika saja seseorang yang sedang berbicara atau memahas sesuatu dengan kamu, kalau dia 3 kali saja melakukan logical fallacy, mungkin kamu bisa menghentikan pembahasan kamu karena sejak itu sudah tidak ada lagi keharmonisan dalam berpendapat.
Kekeliruan dari praduga gagal untuk membuktikan kesimpulan dengan asumsi bukti dalam kesimpulan. Kekeliruan inferensi yang lemah gagal untuk membuktikan kesimpulan karena tidak cukup bukti. Gagal untuk membuktikan kesimpulan karena bukti yang tidak relevan, seperti emosi. Kesalahan-kesalahan dari ambiguitas gagal untuk membuktikan kesimpulan karena ketidakjelasan dalam kata-kata, frase, atau tata bahasa. Beberapa kesalahan-kesalahan yang dilakukan secara sengaja (untuk memanipulasi atau membujuk dengan penipuan), yang lain tidak sengaja karena kecerobohan atau ketidaktahuan.
Ada banyak jenis-jenis kesalahan pada logical fallacy, seperti yang akan dibahas dibawah ini:
1. Post Hoc Ergo Propter Hoc
Post hoc ergo propter hoc adalah frase bahasa Latin yang berarti: “setelah ini, karena itu penyebabnya adalah ini.” Jelas nama yang diberikan untuk kekeliruan ini pada waktu bahasa Latin terkenal di antara para detektif kekeliruan logika. Nama itu terus bertahan, dan karena itu kami tidak berkeinginan merubahnya.
Post hoc ergo propter hoc adalah menyimpulkan bahwa karena A terjadi sebelum B, maka A pastilah penyebab B.
Contohnya adalah:
Ayah: “Nak, menurutku gitar listrik itu membawa pengaruh buruk untukmu.”
Anak: “Uh… mengapa begitu bung.. eehh salah.. maksud ku ayah!”
Ayah: “Sejak kau membelinya, kau membiarkan rambutmu panjang dan berjalan-jalan membungkuk di rumah dengan tangan di dalam saku. Kami juga memperhatikan bahwa kau berbicara dengan cara yang tidak hormat kepada ibumu dan aku, dan jarang sekali bekerja di rumah.”
Sang ayah sedang melakukan kekeliruan post hoc ergo propter hoc. Dia menyimpulkan bahwa karena gitar listrik dibeli sebelum perilaku anaknya berubah maka gitar listrik itulah penyebab anaknya berubah. Memang ada kemungkinan bahwa gitar listrik itu penyebab perilaku buruk si anak. Tetapi ada juga kemungkinan bahwa secara umum moralitas anaknya sudah menurun sebelum membeli gitar dan hal itu yang mendorong anaknya membeli gitar listrik, membiarkan rambut panjang, suka berjalan sambil membungkuk dan tangan dalam saku, kurang hormat orang tua, dan malas. Mungkin anaknya bergaul dengan anak-anak lain yang tidak beres.
Kadang-kadang Post hoc ergo propter hoc benar – apa yang terjadi sebelumnya adalah penyebab. Kalau sebuah telur pecah di lantai, maka masuk akal untuk berpikir bahwa apa yang terjadi sebelumnya adalah penyebab pecahnya telur yaitu – anda menjatuhkan telur ke lantai. Namun demikian hanya dengan mengetahui bahwa A terjadi sebelum B bukan alasan yang cukup untuk menyimpulkan bahwa A adalah penyebab B. Kita perlu tau lebih banyak daripada itu.
2. Slippery Slope
Dalam logika dan pemikiran kritis, Slippery Slope adalah perangkat logis, tetapi biasanya dikenal dengan sebuah bentuk keliru di mana seseorang menyatakan bahwa beberapa peristiwa pasti harus mengikuti dari yang lain tanpa argumen rasional atau mekanisme yang jelas bagi keniscayaan acara tersebut. Argumen Slippery Slope menyatakan bahwa langkah pertama yang relatif kecil menyebabkan rantai peristiwa terkait berpuncak pada beberapa efek yang signifikan, seperti sebuah benda yang diberikan dorongan kecil di tepi lereng yang menurun. Kekuatan argumen seperti itu tergantung pada surat perintah, yaitu apakah atau tidak seseorang dapat menunjukkan proses yang mengarah ke efek yang signifikan. Rasa yang menyesatkan dari "Slippery Slope" sering digunakan secara sinonim dengan kontinum kesalahan, dalam hal ini mengabaikan kemungkinan jalan tengah dan mengasumsikan transisi diskrit dari kategori A untuk kategori B. penggunaan modern menghindari kesalahan dengan mengakui kemungkinan jalan tengah ini .
Slippery slope disebut juga Camel’s Nose, mengacu pada peribahasa, jika Anda membiarkan seekor unta mendongakkan hidungnya ke dalam tenda, unta-unta lain akan segera melakukan hal yang sama. Pemakai slippery slope memang bermaksud membenarkan diri dan meminta orang lain membenarkan tindakannya.
Contohnya:
Bush pernah mengemukakan slippery slope ketika berbicara tentang betapa berbahayanya Saddam. ”Saat ini, ancaman terbesar dalam perang melawan teror. bahaya mematikan bagi Amerika dan dunia. Adalah rezim-rezim penjahat yang mencari dan memiliki senjata nuklir, kimiawi, dan biologis. Rezim-rezim ini dapat menggunakan senjata itu untuk pemerasan, teror, dan pembunuhan massal. Mereka dapat juga memberikan atau menjual senjata itu ke sekutu teroris mereka, yang dapat menggunakan tanpa basa-basi,” kata Bush. Diharapkan orang setuju bahwa Saddam harus dienyahkan. Berarti invasi ke Irak suatu yang dapat dibenarkan.
3. Red Herring
Red Herring terjadi saat ada hal yang tidak relevan yang diangkat ke dalam sebuah argumen. Orang mungkin berpikir dan ingin kita berpikir bahwa hal yang diangkat itu membuktikan dia benar, padahal sebenarnya tidak.
Hal ini mungkin pernah terjadi dengan kita semua: kita berbicara dengan seseorang tentang sesuatu yang kita tidak setuju dan setelah beberapa saat kita menyadari bahwa kita tidak lagi berdiskusi tentang hal itu. Hal ini diakibatkan karena di sepanjang argumen, seseorang melakukan red herring dan sejak itu pun kita telah membahas tentang red herring.
Contoh:
Jenny : “Saya pikir anak laki-laki harus selalu membuka pintu bagi anak perempuan.”
Bert : “Kenapa?”
Jenny : “Karena hal itu sopan.“
Bert : “Mengapa itu merupakan sesuatu yang sopan?“
Jenny : “Karena itu sangat membantu bagi anak perempuan.“
Bert : “Tetapi bukankah juga sangat membantu bagi anak laki-laki kalau anak perempuan yang membuka pintu bagi anak laki-laki? Mengapa bukan anak perempuan yang membuka pintu bagi anak laki-laki?“
Jenny : “Karena itu tidak benar. Sore ini ketika kita keluar dari toko bahan makanan, tanganku penuh dengan banyak barang dan aku harus meletakkan barang-barang tersebut baru membuka pintu hanya karena kamu terlalu kasar dan tidak mau membantuku.“
Bert : “Aku tidak bisa membantumu karena aku masih berada di tempat parkir menunggu di mobil.“
Jenny : “Sekarang terbukti khan? Kamu tidak perhatian sama sekali kalau-kalau aku butuh bantuan ketika keluar dari toko. Aku pikir itu tidak sopan.“
Bert : “Aku tidak tau kalau kamu mau membeli begitu banyak bahan makanan, kalau tidak aku pasti membuka pintu untukmu.“
Jenny : “Seharusnya kamu berpikir tentang itu.“
Apakah anda perhatikan bahwa Bert dan Jenny tidak lagi berargumen tentang apakah anak laki-laki harus membuka pintu untuk anak perempuan? Sekarang mereka berargumen tentang apakah Bert seharusnya membuka pintu untuk Jenny sore tadi. Hal ini terjadi karena Jenny mengangkat red herring ke dalam argumen dan Bert tidak sadar akan hal itu. Seharusnya Bert berkata:
Bert : “Mungkin memang aku harus membuka pintu untukmu hari ini, tapi bagaimana itu membuktikan bahwa anak laki-laki harus membuka pintu bagi anak perempuan?“
Untuk menjawab pertanyaan itu si Jenny dapat saya mengatakan:
Jenny : “Karena anak perempuan memiliki tangan yang lebih kecil dibanding anak laki-laki sehingga sulit untuk memutar tombol pintu.“
Wapaupun ada argumen lain yang lebih baik dari pada itu, setidaknya jawaban itu menjawab pertanyaan yang diajukan.
4. Argumentum ad Hominem
Argumentum ad Hominem adalah bentuk argumen yang tidak ditujukan untuk menangkal argumen yang disampaikan oleh orang lain tetapi justru menuju pada pribadi si pemberi argumen itu sendiri. Argumen itu akan menjadi sesat-pikir ketika ia ditujukan menyerang pribadi lawan demi merusak argumen lawan. Kalimat populernya adalah: shoot the messenger, not the message. Ada banyak bentuk ad hominem, namun yang paling umum dan dijadikan contoh di sini adalah ad hominem cercaan. Ad hominem termasuk dalah satu sesat-pikir yang paling sering dijumpai dalam debat dan diskusi politik, yang biasanya akan membawa topik ke dalam debat kusir yang tak ada ujung pangkal.
Catatan Tambahan: Ad hominem tidak sama dengan penghinaan, celaan, atau cercaan. Sejatinya, ad hominem ada dalam premis dan pengambilan kesimpulan berupa logika yang langsung mengarahkan argumennya pada seseorang dibalik suatu argumen. Dan tendensinya bisa saja bukan merupakan penghinaan, namun hanya mengkaitkan dua hal yang tidak berhubungan sama sekali. Sederhananya, bisa dikatakan ad hominem jika itu berupa premis dan kesimpulan, untuk menjatuhkan argumen lawan.
Contoh:
Kepada anggota dewan yang terhormat, harus saya ingatkan bahwa ketika Bung anggota Fraksi Merdeka yang menanyai saya ini memegang jabatan, tingkat pengangguran berlipat ganda, inflasi terus-menerus melonjak, dan harga sembako naik drastis. Dan Bung ini masih berani menanyai saya tentang masa depan proyek sekolah gratis ini. (cara yang berbelit-belit untuk mengatakan “no comment”, namun juga sekaligus menyerang lawan)
4. Affirming the Consequent
Affirming the consequent bisa dianalogikan seperti dibawah ini:
Jika P maka Q.
Q.
Oleh karena itu, P.
Contohnya:
Jika Bill Gates memiliki Fort Knox, maka ia kaya.
Bill Gates kaya.
Oleh karena itu, ia memiliki Fort Knox.
Contoh tersebut merupakan logika yang salah, padahal memiliki Fort Knox bukanlah satu-satunya cara untuk menjadi kaya. Banyak sejumlah cara lain ada untuk menjadi kaya.
5. Denying the Antecedent
| Form | Similar Validating Forms | |
|---|---|---|
| Modus Ponens | Modus Tollens | |
| If p then q.
Not-p. Therefore, not-q. |
If p then q.
p. Therefore, q. |
If p then q.
Not-q. |
Jika hujan, maka rumput basah.
Hal ini tidak hujan.
Oleh karena itu, rumput tidak basah.
Contoh tersebut merupakan logika yang salah, apakah rumput basah hanya karena hujan saja? banyak faktor yang dapat menyebabkan rumput basah, seperti contohnya dikencingin anak kecil, ada yang menyiram rumput tersebut dan masih banyak faktor yang lainnya.
5. Straw Man Fallacy
Straw Man yaitu argumen yang membuat sebuah skenario yang dengan suatu imej yang menyesatkan, kemudian menyerangnya. Untuk membuat ‘manusia jerami’ (straw man) adalah dengan membuat ilusi telah menyangkal suatu proposisi dengan mensubstitusinya dengan sesuatu yang mirip namun dangkal dan mudah diserang, tanpa pernah benar-benar menyangkal argumen lawan yang sebenarnya. Seperti namanya, manusia jerami adalah sasaran yang empuk dan mudah untuk diserang. Menyerang manusia jerami yang diciptakan dari manipulasi argumen lawan akan membuat argumen diri sendiri terlihat kuat dan bagus. Pada umumnya, selain terdapat dalam kampanye, manusia jerami ini akan dikeluarkan setelah lawan selesai bicara mengenai perkara yang dibahas.
Skemanya adalah sebagai berikut:
Seseorang memiliki posisi X.
Orang B menyajikan posisi Y (yang merupakan versi menyimpang dari X).
Posisi serangan Orang B Y.
Oleh karena X adalah palsu / tidak benar / cacat.
Ini semacam "penalaran" adalah keliru karena menyerang versi menyimpang dari posisi hanya tidak merupakan serangan terhadap posisi itu sendiri. Satu mungkin juga berharap serangan terhadap sebuah gambar yang buruk dari seseorang untuk menyakiti orang tersebut.
Argumen pria jerami sering muncul dalam debat publik seperti (hipotetis) debat larangan:
A: Kita harus meliberalisasi hukum pada bir.
B: Tidak, setiap masyarakat dengan akses tak terbatas ke minuman keras kehilangan etos kerja dan pergi hanya untuk kepuasan segera.
Orang B telah dibesar-besarkan ini untuk posisi sulit untuk mempertahankan, yaitu, "akses tidak terbatas terhadap minuman keras". Ini adalah kesalahan logis karena si A tidak pernah membuat klaim itu.
A: Hari-hari yang cerah itu baik.
B: Jika semua hari-hari cerah, kita tidak akan pernah memiliki hujan, dan tanpa hujan, kami akan memiliki kelaparan dan kematian.
Dalam hal ini, B palsu frame A klaim menyiratkan bahwa A percaya hanya hari-hari cerah yang baik, dan B berpendapat terhadap pernyataan itu. A benar-benar menegaskan bahwa hari-hari cerah yang baik dan, pada kenyataannya, mengatakan apa-apa tentang hari hujan.
Masih banyak lagi contoh dari logical fallacy, namun jika saja seseorang yang sedang berbicara atau memahas sesuatu dengan kamu, kalau dia 3 kali saja melakukan logical fallacy, mungkin kamu bisa menghentikan pembahasan kamu karena sejak itu sudah tidak ada lagi keharmonisan dalam berpendapat.
20 Jan 2014
Petualangan di Kota Belawan, Medan, Sumatera Utara
21 Mei 2013
Lagi asik-asik ngeNet nyari kerjaan, tebar CV kemana-mana, kopi dan rokok bertebaran di meja, suara laptop udah *greeeenggggghhh*. Tapi entah kenapa tab Firefox ku selalu ada twitter dan Facebook, padahal cuma di pelongoin aja, tapi gak apa-apa toh sambil nyari kerja kepoin orang *suruput kopi*. Entah kenapa tiap buka tab mention saya selalu melihat twit si @infowatir yang ngetwit, "neng kamu kuntilanak yah? Soalnya telah menghihihikan hatiku" sontak pikiranku langsung terpaku ke do'i yang lagi ngambek, saya kirim sms berisi quote itu, tapi ya sudahlah ini judulnya petualangan malah jadi kayak gini.
Beberapa saat kemudian rekan saya yang bernama Wawat Sopian, namanya mirip pemeran salah satu tokoh di cerita kang ibing, menelepon saya.
"Bay, keur dimana, kadieu anjeh ka kampus, isukan kita indit ka Medan yeuh"
Saya bingung, ngapain si wawat ngajakin ke Medan, macamana pula dia, tipikal dia tuh kalo ngomong ga pernah sampe beres dan bikin orang jadi nanya:
"Dek Nanaonan anjir ka Medan? -_-"
"Ada kerjaan anjir disana, cepat ke kampus kita temui Pak Hari (Dosen yg punya kerjaan)
"Oke meluncur gan"
Pake Jaket Jeans Biru Favorit saya, pake Parfum G***by Jive favorit saya, Rambut diatur pake G***by wax ala Bayu Juliana, terlihat lebih ganteng dari sebelumnya, lalu pake helm lalu saya pacu motor kesayangan saya, namanya si Rio, kepanjangannya dewanto.
*ceritanya dah sampe di kampus*
Saya stay di warung si mamang depan kampus saya, itu adalah warung tongkrongan legendaris mahasiswa geodesi Kampus Orange sejak tahun 80an. Disitu tempat biasa mahasiswa geodesi saling mengobrol entah itu perkuliahan, percintaan, perhobian, tempat markir motor juga, sambil ditemani kopi, juara. Tapi koploknya si kawat belum datang -_-, alhasil curhat sama si mamang sambil ngopi sampe si kawat akhirnya datang juga. Kita langsung bergegas ke ruangan Pak Hari, sesampainya disana, "Bayu mana draft buku skripsi kamu, belom di kumpul2in, gak akan dikasih ijasah loh" sontak saya langsung galau, namanya udah beres skripsii ya udah males ngapa-ngapain lagi. "Tapi ya udah, lusa kalian berangkat ke Medan ya, jadi buku skripsinya harus dikumpul setelah kamu pulang dari Medan ya" sontak saya langsung seneng, huahaha, "oke bisa diatur Pak".
Jadi intinya kita berdua bakalan ngerjain Proyek Perencanaan Pelabuhan Belawan di Medan, kita sebagai orang geodesi akan hanya mengerjakan pekerjaan positioning, pemetaan situasi pelabuhan, pengukuran ketinggian pelabuhan, pengukuran kedalaman laut, dan pengamatan pasang surut air laut. Setelah nego bayaran kita dan deal, akhirnya kita merencanakan strategi yang bakal dikerjakan disana dan menyiapkan list barang apa saja yang akan dibeli dan dibawa, ya tentunya sambil merokok dan ngopi biar casplong. Setelah beres dan saling menyetujui, kita pulang ke rumah masing-masing. *bersambung*
22 Mei 2013
Lagi asik-asik ngeNet nyari kerjaan, tebar CV kemana-mana, kopi dan rokok bertebaran di meja, suara laptop udah *greeeenggggghhh*. Tapi entah kenapa tab Firefox ku selalu ada twitter dan Facebook, padahal cuma di pelongoin aja, tapi gak apa-apa toh sambil nyari kerja kepoin orang *suruput kopi*. Entah kenapa tiap buka tab mention saya selalu melihat twit si @infowatir yang ngetwit, "neng kamu kuntilanak yah? Soalnya telah menghihihikan hatiku" sontak pikiranku langsung terpaku ke do'i yang lagi ngambek, saya kirim sms berisi quote itu, tapi ya sudahlah ini judulnya petualangan malah jadi kayak gini.
Beberapa saat kemudian rekan saya yang bernama Wawat Sopian, namanya mirip pemeran salah satu tokoh di cerita kang ibing, menelepon saya.
"Bay, keur dimana, kadieu anjeh ka kampus, isukan kita indit ka Medan yeuh"
Saya bingung, ngapain si wawat ngajakin ke Medan, macamana pula dia, tipikal dia tuh kalo ngomong ga pernah sampe beres dan bikin orang jadi nanya:
"Dek Nanaonan anjir ka Medan? -_-"
"Ada kerjaan anjir disana, cepat ke kampus kita temui Pak Hari (Dosen yg punya kerjaan)
"Oke meluncur gan"
Pake Jaket Jeans Biru Favorit saya, pake Parfum G***by Jive favorit saya, Rambut diatur pake G***by wax ala Bayu Juliana, terlihat lebih ganteng dari sebelumnya, lalu pake helm lalu saya pacu motor kesayangan saya, namanya si Rio, kepanjangannya dewanto.
*ceritanya dah sampe di kampus*
Saya stay di warung si mamang depan kampus saya, itu adalah warung tongkrongan legendaris mahasiswa geodesi Kampus Orange sejak tahun 80an. Disitu tempat biasa mahasiswa geodesi saling mengobrol entah itu perkuliahan, percintaan, perhobian, tempat markir motor juga, sambil ditemani kopi, juara. Tapi koploknya si kawat belum datang -_-, alhasil curhat sama si mamang sambil ngopi sampe si kawat akhirnya datang juga. Kita langsung bergegas ke ruangan Pak Hari, sesampainya disana, "Bayu mana draft buku skripsi kamu, belom di kumpul2in, gak akan dikasih ijasah loh" sontak saya langsung galau, namanya udah beres skripsii ya udah males ngapa-ngapain lagi. "Tapi ya udah, lusa kalian berangkat ke Medan ya, jadi buku skripsinya harus dikumpul setelah kamu pulang dari Medan ya" sontak saya langsung seneng, huahaha, "oke bisa diatur Pak".
Jadi intinya kita berdua bakalan ngerjain Proyek Perencanaan Pelabuhan Belawan di Medan, kita sebagai orang geodesi akan hanya mengerjakan pekerjaan positioning, pemetaan situasi pelabuhan, pengukuran ketinggian pelabuhan, pengukuran kedalaman laut, dan pengamatan pasang surut air laut. Setelah nego bayaran kita dan deal, akhirnya kita merencanakan strategi yang bakal dikerjakan disana dan menyiapkan list barang apa saja yang akan dibeli dan dibawa, ya tentunya sambil merokok dan ngopi biar casplong. Setelah beres dan saling menyetujui, kita pulang ke rumah masing-masing. *bersambung*
22 Mei 2013
22 Apr 2013
Pendakian Gunung Pangrango 3019 mdpl.
Pada sore hari yang hangat bersama bala-bala saya ingin menulis tentang perjalanan saya ke Gunung Pangrango. Pada awalnya formasi pendakian adalah sbb:
1. Hadi
2. Bayu
3. Kang diki
4. Inot
5. Rizky
6. Seto
7. Adib
8. Bahrudin
9. Dade
Entah kenapa, mulai mendekati hari H pendakian, satu per satu mulai membatalkan pendakian. Pertama Dade, dikarenakan gak dapet cuti dari kantornya, sisa 8 orang. Eh, Seto malah ikut-ikutan batal dengan masalah yg sama dg Dade. Ya 7 orang cukup seru lah, kita mulai mempersiapkan segala sesuatu untuk kelengkapan pendakian tanggal 5 April mendatang. Eh, enggak disangka Inot pun membatalkan pendakian, karena baru saja mendapat panggilan kerja di Jakarta, Alhamdulillah selamat buat Inot =D. Sisa tinggal 6 orang, dan fix akan berangkat. Persiapan sudah matang, eh di hari H tiba-tiba Rizky konfirmasi bahwa gak jadi ikut juga karena mendadak gak enak badan, ya daripada dipaksakan lebih baik istirahat. Formasi pun tinggal 5 orang, saya berharap gak ada yang batal lagi, dan alhamdulillah kita fix naik dengan formasi 5 orang ini yaitu: Saya sendiri, Hadi, Kang diki, Adib, Bahrudin.
5 April 2013
Pada sore sebelum keberangkatan saya mulai khawatir, karena hujan gak kunjung berhenti. Sedangkan Hadi dan Kang Diki sudah menunggu. Hadi menunggu di Pura Cimahi, dan Kang Diki sudah menunggu di Terminal Leuwi Panjang. Saya pun terpaksa hujan-hujanan, sebelumnya mampir dulu ke Borma Leuwigajah dalam keadaan basah kuyup untuk beli gas hi-cook, gawat soalnya kalau gak ada barang ini kita bisa kelaparan di gunung. Alhamdulillah walau basah kuyup akhirnya pukul 18.30 sampai di Pura Cimahi untuk menyusul Hadi, dan kita pun bergegas ke Leuwi Panjang untuk bertemu Kang Diki dan segera bergegas ke Cibodas karena sudah terlalu Malam untuk mendaki hari Sabtu jam 01.00. Akhirnya kita bertiga bertemu di Terminal Leuwi Panjang dan langsung naik Bus menuju Cibodas. Di dalam Bus tadinya mau tidur, eh gak tau kenapa ada kernek-kernek agak preman yang bikin gak bisa tidur, bukan karena mengganggu tapi karena bikin ngakak. Mereka godain pedagang burung, pedagang anggur. Mereka juga curhat dg temen-temen nya bahwa istri mereka sangatlah galak, enggak nyangka muka-muka serem mereka ternyata takut sama istrinya -_-. Pukul 22.00 akhirnya kita sampai di Cibodas. Banyak pendaki yang berkumpul disana, tapi gak ada bahrudin dan Adib yang notabene berangkat dari Jakarta. Katanya mereka terjebak macet, ya sudah kita bertiga memutuskan untuk pergi duluan ke basecamp Mang idi untuk makan karena sangat lapar. Setelah sampai di Mang idi naik angkot kuning, wah pendaki yang kumpul disana banyak sekali, rata-rata mereka akan berangkat ke Gunung Gede. Maklum sangat ramai pendaki dikarenakan hari itu adalah awal pembukaan kembali pendakian Gunung Gede-Pangrango setelah 3 bulan tutup. Dan yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba, makan nasi goreng. Lapar dikarenakan gak sempet makan pas di Rumah. Dan setelah makan habis dan ngobrol ngalor kidul, Bahrudin dan Adib belum kunjung datang. Jadwal pendakian bakal molor nih dari awal rencananya jam 01.00.
6 April 2013
Waktu sudah menunjukkan jam 00.30, akhirnya Bahrudin dan Adib datang, horeee. Dan mereka pun disilahkan makan dan istirahat dulu sebelum pendakian, rencana mendaki pukul 01.00 berangkat diundur jadi jam 03.00. Kita pun ngalor ngidul lagi sambil bobok-bobokan. Waktu sudah menunjukkan jam 02.30, kita pun mempersiapkan diri untuk segera meninggalkan Mang Idi dan bergegas naik ke Pos 1 untuk register ulang + izin naik jam 03.00, karena jadwal pendakian normal adalah jam 07.00, kebayang rame nya kayak gimana, makanya kita milih jam 03.00 dan akhirnya diizinkan berkat lobi Om Hadi. tepat jam 03.00 kita mulai berdoa untuk keselamatan selama pendakian, dan kita mulai bergegas naik dan akan camp di Kandang Badak, target kita sampai di Pos Kandang badak adalah jam 08.00. Akhirnya kita sampai di Pos Panyangcangan, Agak serem lihat jembatan panyangcangan di subuh itu, yang notabene bawahnya Rawa, harus ekstra hati-hati disini karena sebagian jembatan gak ada pegangan pinggirnya. Harum hutan di subuh hari, inilah yang sangat saya sukai, disertai suara-suara indah lainnya. Sampai di air panas, di jalur ini kita akan melewati jalur air panas, yang akan sedikit menghangatkan kaki atau tangan, disini juga harus ekstra hati-hati, jalan licin dan pinggirnya jurang.
salah satu papan informasi air panas
Sedikit narsis, Air Panas di pagi hari:
Orang ganteng
Bahrudin
Adib
Kang diki
Hadi
Agak gak rela ninggalin air panas, karena disini pemandangannya sangat indah + hangat. Tapi kita harus segera sampai di Pos Kandang Badak untuk istirahat. Ternyata tidak sesuai rencana awal, sudah hampir jam 08.00 tetapi pos Kandang batu saja belum nyampe. Slow but sure, yang penting tidak tergesa-gesa untuk segera sampai, nikmati setiap perjalanan. Akhirnya sekitar jam 08.00 kita sampai di pos kandang batu, sedikit penyemangat untuk segera sampai di Kandang Badak.
Sedikit narsis di Pos Kandang batu:
Hadi sama Kang diki gak ikutan
Semangat mulai menggebu ketika sudah sampai pos kandang batu, karena hampir sedikit lagi kita sampai di pos kandang badak, kita pun segera melanjutkan perjalanan. Dan, akhirnya hujan turun di pagi hari, sedikit memberi rasa segar, sekaligus mandi pagi, hehehe. tapi semakin lama hujan makin besar, kita pun mulai memakai ponco/jas hujan masing-masing. Semangat membawa demi makan-makan di pos Kandang Badak. dan akhirnya jam 10.00 kita sampai di pos kandang badak, cuaca masih hujan dan kita segera bangun tenda darurat sambil hujan-hujanan. setelah tenda jadi, langsung masuk dalem tenda, eh tenda masuk air, maklum darurat hahaha. Walhasil kita kedinginan, rokok kretek dan jahe panas memberi sedikit kehangatan. Alhamdulilah jam 12.30 hujan berhenti, kita pun segera memasak dan mengambil persediaan air.
Sedikit narsis di Pos Kandang Badak:
benerin rambut dulu woy jangan dulu difoto =))
Gak tau lagi nyari apa..
Iseng..
Jam 13.00 kita pun segera makan-makan setelah beberapa jam dilanda lavarr, roti, kopi, dan mie instan cukup membuat ganjel perut dan siap untuk modal lanjut Summit Attack ke Puncak Pangrango. Jam 13.30 kita melakukan summit attack, dan kita pun sampai dipersimpangan antara Gn. Gede dan Pangrango.
Sedikit narsis di persimpangan:
Orang ganteng
Gudir jiga power ranger mau berubah -_-
Dan akhirnya kita masuk ke Jalur Pangrango, dan dadah-dadah ke jalur Gede. Dan dengan semangatnya kita berjalan dengan gagah menuju puncak Pangrango, tapi lupa gak bekel extra joss jadi kurang laki -_-. Dan jreng-jreng, rintangan mulai agak menuju level medium, banyak pohon tumbang di jalur ini sehingga kita harus banyak bungkuk atau ngeloncatin itu batang pohon. Alhamdulillah, pemandangan indah, suara burung, sangat memberikan kesejukkan pada hati dan pikiran. Di Kota udah gak mungkin lagi ada kayak gini. Dan sekitar jam 03.00 hujan pun turun kembali, kita segera menggunakan jas hujan. Rintangan perjalanan mulai menuju level Hard, jalanan licin karena hujan, tanjakan terjal, dan kita pun terpaksa ngerangkak untuk lewatin pohon. Di perjalanan menuju puncak ini gak sempet foto-foto, ripuh bro (repot bro), boro-boro foto ngupil aja gak sempet. dan hari mulai gelap, target kita sampai puncak seenggaknya jam 20.00 harus udah sampai karena hujan gak kunjung berhenti. Alhamdulilah sekitar jam 18.00 kita sudah mulai mendekati puncak, badan udah menggigil, tangan udah mengkerut. Kita pun memutuskan untuk lewat jalur cepat, walaupun ekstrem tapi seenggaknya kita akan cepat sampai di puncak, ya paling lambat jam 20.00 kita sudah sampai. Semangat mulai membara, walau nanjak terjal, karena kondisi badan udah rada-rada, mau gak mau kita harus segera sampai puncak. Disini bener-bener tanjakkan sadis, dengan bantuan akar kayu dan bantuan uluran tangan kita bisa melalui tanjakkan itu, bener-bener harus kompak dan saling bantu disini. Dan setelah melewati tanjakkan tersebut, kita dibingungin sama pertigaan, ada kiri ada kanan, kita bingung mau pilih jalur mana, akhirnya hadi memutuskan untuk lwat kiri. tapi lewat jalur itu gak ada pendaki lain, kita hanya ber-5, waktu udah nunjukin jam 20.00, badan dan pikiran sudah lelah membuat kita semua panik. Kita mulai teriak-teriak untuk mencari tanda pendaki lain, awalnya gak ada yg jawab, kita mulai panik lagi. Karena kita hanya belok-belok dan gak kunjung melihat tanda-tanda puncak. Kita pun kembali teriak, alhamdulillah ada yang nyahut, tapi sangat jauh. Kita mulai mengikuti arah suara tersebut, dan harus melewati jalur sempit, kalau gendut bakal ribet gak bisa lewat nih. Akhirnya kita denger suara-suara pendaki, alhamdulillah kita melihat cahaya senter, pikiran sudah agak tenang. Tapi, setelah lewat para pendaki tersebut, pikiran mulai panik lagi karena harus melihat pendaki yg terkena hipothermia. Ya Ampun, badan saya udah menggigil gak karuan, saya takut kena juga. Saya pun langsung bergegas dari situ dan hanya mendoakan semoga pendaki itu baik-baik saja. Alhamdulillah, tepat jam 21.00 kita sampai di 3019 mdpl. Terharu karena kebersamaan selama mendaki dalam kondisi badan saya udah drop karena dari awal summit attack hujan-hujanan dan sempet muter-muter nyari puncak, akhirnya saya bisa sampai disini. Setelah beristirahat dan merokok besar di Puncak, kita pun bergegas ke alun-alun Mandalawangi untuk segera buka tenda karena hujan belum berhenti. Kita pun segera bangun tenda secara darurat lagi karena kondisi badan udah gak karuan. Setelah tenda jadi, tanpa pikir panjang langsung ganti baju yg basah karena badan udah out of heat, alias kedinginan akut. Ada kang hadi dan kang diki menyiapkan minuman hangat, ada bahrudin yang sibuk masang masih modif tenda -_-, Ada bayu dan adib yg atur amanin barang2 di dalem tenda. Setelah ngopi jahe sebentar dan belum sempet masak nasi, hadi,adib dan kang diki udah tidur duluan, karena lapar saya dan bahrudin akhirnya bikin nasi hahaha. Setelah jadi, karena gak enak harus bangunin, kita makan berdua, beruntung adib bangun jadi ikut makan juga. dan setelah itu tanpa pikir panjang langsung ngumpet dan tidur di sleepingbag.
7 April 2013
Jam 05.00 alarm berdering, alhamdulillah bangun dalam kondisi agak enakan. Saya bergegas ke sumber air untuk menyegarkan badan, dinginnya menusuk banget. Suasana pagi hari di alun-alun Mandalawangi bikin mata terkesima, pikiran nyaman, udara yang sangat segar. Dan sempat tercengo-cengo liat ada yang lagi diklat, buka baju dan harus mandi di air terjun. Setelah menyegarkan diri di sumber air dan mengambil air, kita berkumpul di tenda untuk ngalor ngidul kembali, gak lupa mengabadikan diri di tempat yang sangat indah ini.
Narsis besar di Alun-alun Mandalawangi:
Udah puas-puasin di Alun-alun Mandalawangi, akhirnya dengan berat hati kita harus meninggalkan tempat ini dan harus segera pulang ke rumah. Tepat jam 10 kita turun gunung, menikmati kembali hutan gunung gede-pangrango. Oh iya, kebetulan waktu sampai tugu puncak pangrango kan jam 9 malam tuh, belum sempet foto-foto. Sekalian pulang, kita bernarsis kembali di tugu puncak pangrango 3019 mdpl.
Tapi apesnya saya, rokok 1 bungkus terakhir ketinggalan disini -_-. Alhamdulillah ada kang diki yang masih banyak stok Rokok nya, jadi saya selamat deh, hahaha. Seiring menikmati perjalanan, gak kerasa jam 16.00 kita udah sampai di pos kandang badak, udah rada lega karena sudah hampir sampai di bawah. Hujan kembali turun dan terpaksa harus pakai jas hujan yang udah ga layak pakai lagi karena sobek-sobek waktu pendakian. Apesnya lagi efek terpeleset ketika turun di hutan pangrango, kaki saya mulai gak enak dibawa jalan, walhasil saya jadi tim paling belakang sambil jalan terpincang-pincang. Hari mulai gelap dan masih tetep hujan, kalau saya kalah sama rasa sakit di kaki, kapan saya mau sampai rumah, jadi sekuat mungkin saya berusaha gak ngerasa-rasain sakitnya, dan alhamdulillah berkat itu akhirnya sampai di basecamp mang idi. Tanpa pikir panjang, nasi goreng dan teh hangat langsung dipesan dan disantap. Kita memutuskan untuk nginep di basecamp, untuk istirahatin badan, dan juga kaki saya -_- tapi bahrudin dan adib pulang karena besoknya langsung bekerja, rambo abis.
7 April 2013
Pagi hari di basecamp mang idi, lembah gunung pangrango. Sangat indah, ditemani suara aliran sungai, ingin rasanya punya rumah disini. Kegiatan hari itu adalah Pesan sarapan, makan, packing, cegat angkot, cegat bus, turun bus, cegat angkot lagi, dan ini dia yang ditunggu-tunggu,,, tidur di rumah masing-masing.
Alhamdulillah, perjalanan sangat menyenangkan, mengesankan, mengharukan, bernilai, dan sangat amazing sekali. Semoga kita dipertemukan lagi di puncak gunung yang lainnya.
thanks to:
Hadi, sang komando perjalanan, thx trip yang sangat asik nya =D
Kang diki, salam gamers X)), thx atas kopi, jahe, dan rokoknya, =D
Gudir, kesurupan apa cerewed sekalih, koplok X)) thx atas baterenya.
Adib, lain kali kalau bawa rokok jangan 2 batang doang X)) thx atas kameranya =D
Langganan:
Postingan (Atom)






.jpg)





